WISATA

Mas Dhito Siap All Out Benahi Kampung Inggris

satuwarta.id – Berbicara tentang Kabupaten Kediri tidak bisa lepas dari keberadaan Kampung Inggris, pusat belajar bahasa Inggris yang terletak di kecamatan Pare, Kabupaten Kediri.

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menuturkan Kampung Inggris Pare merupakan satu-satunya Kampung Inggris yang tumbuh secara natural serta menjadi yang terbesar.

”  Di kota dan kabupaten lain ada yang sudah memulai membuat Kampung Inggris, tapi mereka meng-create, mereka membuat. Akhirnya memang berbeda sentuhannya dengan Kampung Inggris Pare yang berdiri secara natural, ” ujar Bupati Kediri.

Nama besar Kampung Inggris, tentu tidak bisa dipisahkan dari nama Muhammad Kalend Osen,  Pendiri kursus bahasa Inggris BEC sekaligus pionir Kampung Inggris.

”  Beliau menyampaikan, awalnya tidak berniat kampung Inggris dan membuat tempat kursus bahasa untuk membagi ilmu pengetahuan dalam hal ini adalah bahasa Inggris kepada masyarakat sekitar. Saya rasa kalau ada pahlawan tanpa tanda jasa salah satunya adalah Pak Kalend, ” tukas Mas Dhito- sapaan akrab Bupati Kediri.

Meski sempat menurun akibat pandemi, belakangan pengunjung Kampung Inggris makin meningkat, bahkan di bulan Desember akan ada 4 ribu pengunjung. Tidak hanya melalui penerapan QRIS, Mas Dhito menegaskan akan lebih banyak program terkait Kampung Inggris.

“Komitmen saya selaku Bupati Kediri, saya akan all out, untuk melakukan penataan. Program untuk Kampung Inggris sangat banyak, karena penataan bagi Kampung Inggris ini sangat diperlukan. Kenapa? Karena begitu orang bicara kabupaten Kediri maka orang yang pertama kali tertanam di kepalanya adalah Kampung Inggris, ” tukas Mas Dhito.

Sebelumnya sendiri, Mas Dhito juga menuturkan pada 2023 nanti Kampung Inggris akan ditata melalui program Kotaku (Kota Tanpa Kumuh), dan dikembangkan menjadi kawasan eduwisata.

” Kita akan terus berbenah. Agar nantinya Kampung Inggris jadi tempat wisatawan transit. Orang dari bandara mampir dulu kampung Inggris, di kampung Inggris melihat culture-nya, bagaimana budayanya, bagaimana local wisdom-nya, kearifan lokalnya, setelah itu baru kita arahkan ke Gunung Kelud, ” ujar Mas Dhito.

Nantinya kedepan diharapkan Kampung Inggris bisa disatukan dalam satu paket wisata bersama tujuan wisata lain di Kabupaten Kediri. 

“Jadi wisata Kampung Inggris, wisata Gunung Kelud, wisata Wilis, dan sebagainya jadi satu. Sekarang masih kita pikirkan secara teknis , ” tutur Mas Dhito. bby

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close