Tes SKD, Pemkot Kediri Sediakan 5 Perangkat Face Recognition

satuwarta.id – Hari perta.a tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) formasi Kota Kediri digelar dalam 3 sesi dengan masing-masing sesi berisi 200 peserta.
Pelaksanaan ujian akan dilaksanakan mulai besok 12 September 2021 hingga tanggal 17 September 2021. Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kota Kediri Un Ahmad Nurdin menyampaikan, tes kali ini berbeda dengan tes CPNS sebelumnya. Ada beberapa tahap yang harus dilakukan oleh para peserta seperti melengkapi dokumen tambahan dan beberapa tahap verifikasi lainnya termasuk Face Recognition.
“Kami telah menyiapkan 5 alat Face Recognition untuk mengecek kesesuaian wajah peserta dengan nama dan foto yang telah dilampirkan saat pendaftaran. Alat ini disiapkan untuk meminimalisir kontak antara peserta dan panitia. Jika nanti tidak terdeteksi, maka peserta akan dicek langsung secara manual oleh panitia dari BKN Jatim. ,” ujar Un.
Selain itu, peserta juga harus membawa tambahan dokumen berupa bukti surat tes antigen atau PCR, kartu vaksin, dan deklarasi sehat yang telah diisi saat pendaftaran. Jika tidak membawa, maka peserta tidak diperbolehkan masuk.
BKD Kota Kediri juga telah menyiapkan satu ruang khusus untuk peserta positif Covid yang hadir mengikuti tes. Di ruangan tersebut tersedia 10 perangkat yang telah disiapkan panitia.
“Namun sampai sesi kedua pada hari ini masih belum ada peserta yang positif dan ikut dalam tes,” ujar Kepala Bidang Mutasi BKPPD Joko Arianto.
Joko juga menyatakan jika terdapat peserta yang tidak mengikuti tes karena terpapar Covid dan dapat melampirkan surat keterangan dari Faskes, maka peserta dapat mengikuti ujian.
“Namun, bagi peserta yang tidak menyertakan surat tersebut, maka langsung dinyatakan gugur,” ujar Joko.
Menurut data BKPPD Kota Kediri, pada hari pertama tes, terdapat 25 orang yang tidak hadir pada tes sesi pertama, serta sebanyak 29 orang tidak hadir pada sesi kedua. bby



