Tingkatkan Pemahaman Potensi Ekonomi dan Keuangan Syariah

satuwarta.id – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Kediri mulai 7 sampai 9 September 2021 menghelat Road to FESyar.
Road to FESyar KPwBI Kediri merupakan rangkaian acara menuju Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Regional Jawa akhir September nanti, yang sekaligus membuka jalan untuk perhelatan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) ke-8.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kediri Sofwan Kurnia mengungkapkan Road to Fesyar digelar untuk meningkatkan pemahaman dan kepedulian masyarakat terkait dengan potensi ekonomi
dan keuangan syariah dalam mendorong upaya pemulihan ekonomi nasional melalui
berbagai sarana, diantaranya Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) serta Wakaf Produktif, selain itu kegiatan ini juga digelar untuk
membangun sinergi antara masyarakat, pemerintah daerah maupun lembaga pemerintah, pondok pesantren, serta akademisi dalam pengembangan ekonomi syariah.
” Bank Indonesia juga mengembangkan ekonomi syariah melalui program kemandirian pesantren, pelatihan fasilitasi produk halal, serta mencetak santripreneur melalui sinergi dan kolaborasi program, serta pelatihan santri sebagai bekal untuk memperkuat kemandirian ekonomi pesantren, ” ujar Sofwan Kurnia.
Jumlah Pondok Pesantren di wilayah kerja KPwBI Kediri berdasarkan data Kementerian Agama RI tercatat sebanyak 969 pesantren dengan jumlah santri mencapai 198.108 orang. Hal tersebut merupakan potensi yang sangat besar dalam mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan syariah, khususnya para santri juga dapat menjadi influencer bagi para agen ekonomi yang dapat memajukan ekonomi dan keuangan syariah di lingkungan sekitarnya.
Road to FESyar sendiri digelar secara virtual, dan diisi sejumlah webinar informatif dan edukatif terkait ekonomi dan keuangan syariah seperti “Wakaf Produktif dalam Mendukung Perekonomian Indonesia”;“Fasilitasi Sertifikasi Produk Halal bersama Rumah Kurasi”;“Jaring Pengaman Sosial Kota Kediri melalui Zakat Infak Sedekah (ZIS) serta “Santripreneur.” bby



