Tuntutan Tak Terpenuhi, Mahasiswa IAIN Kediri Siap Gelar Aksi Lebih Besar

satuwarta.id – Sejumlah Mahasiswa IAIN Kediri menggelar aksi di depan Gedung Rektorat kampus, Jumat , (27/08/2021). Kepada pihak rektorat, perwakilan mahasiswa menuntut sejumlah hal.
” Yang pertama membawa pelaku ke ranah hukum. Kedua menuntut diberikan keadilan kepada penyintas dan juga untuk pendampingan psikis. Yang ketiga, menuntut kampus untuk menciptakan ruang aman untuk penyintas atau korban, ” ujar Kholifah Putri, yang mewakili Aliansi Mahasiswa Peduli Penyintas.
Putri menambahkan meski pihak kampus mau menemui mahasiswa, namun yang muncul adalah Wakil Rektor 1 dan Wakil Rektor 3 bukan Rektor. Dalam pertemuan dengan perwakilan mahasiswa pihak kampus
menyatakan akan memproses kasus ini jika korban mau melaporkan ke kampus.
” Kami akan menunggu proses ini kurang lebih seminggu. Jika tidak ada hasil atau perkembangan kemungkinan kami akan menggelar aksi lebih banyak dari hari ini, ” ujar Putri lagi.
Pihak mahasiswa juga meminta kampus, memberikan pendampingan khusus kepada para penyintas. Tidak hanya melalui Pusat Studi Gender dan Anak (PGSA), yang menurut mahasiwa tidak membeberkan fakta yang sesuai.
” Sesuai dengan peraturan Direktur Jenderal Pendidikan atau PTKIN Agama 2019, seharusnya kampus memberikan fasilitas. selain PSGA ada lembaga bantuan hukum untuk korban pelecehan seksual seperti itu, ” tambah Putri. bby



