NEWSNews FeedOLAHRAGA

Kejuaraan Lereng Kelud Championship ke-6 Tahun 2025 Sukses Digelar, Atlet Disabilitas Ikut Unjuk Gigi

Kediri – Kabupaten Kediri kembali menunjukkan komitmennya dalam membina olahraga pencak silat melalui gelaran Lereng Kelud Championship ke-6 tahun 2025. Acara yang berlangsung di Convention hall SLG, 20-21 September 2025 ini diikuti oleh sekitar 450 peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Ketua KONI Kabupaten Kediri, Hakim Rahmadsyah Parnata, menyampaikan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan kejuaraan ini. “Alhamdulillah kegiatan ini bisa terlaksana dengan baik. Peserta datang dari berbagai penjuru Jawa Timur, dan semuanya berjalan lancar,” ujarnya, Sabtu, (20/09/2025)

Kejuaraan ini terbuka untuk berbagai tingkatan usia dan latar belakang, mulai dari pelajar SD, SMP, mahasiswa, hingga kategori umum. Tahun ini menjadi momen bersejarah karena untuk pertama kalinya, peserta disabilitas turut ambil bagian dalam kategori ekshibisi seni, hasil kolaborasi dengan Asosiasi Pencak Silat Disabilitas Indonesia (APSDI) Jawa Timur.

“Harapannya, ini bisa menjadi wadah dan motivasi untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi yang bisa mewakili Kabupaten Kediri di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional,” tambah Hakim.

Ketua APSDI Jawa Timur, Hartanto Satyo Nugraha, turut mengapresiasi kesempatan yang diberikan kepada atlet disabilitas. Ia berharap pencak silat bisa menjadi cabang resmi dalam ajang paralympic di masa depan.

“Terima kasih atas kesempatan ini. Kami berharap atlet disabilitas bisa memberikan sumbangsih medali, tidak hanya di tingkat kabupaten, tapi juga provinsi dan internasional,” ungkap Hartanto.

KONI Kabupaten Kediri terus melakukan monitoring terhadap kegiatan cabang olahraga, termasuk pencak silat. Beberapa atlet juga telah dikirim untuk mengikuti turnamen di luar daerah. Meski belum ada rencana langsung untuk mengangkat pemenang ke tingkat nasional, Hakim menegaskan bahwa semua event memiliki nilai dan poin yang saling berkesinambungan.

Kejuaraan ini melibatkan sekitar 30 juri dari Jawa Timur dan mempertandingkan dua kategori utama: seni dan tarung, untuk peserta laki-laki maupun perempuan dari usia dini hingga dewasa. tam

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close