NEWS

DKPP Kabupaten Kediri Telah Monitoring 50 Titik untuk Cek Kesehatan Hewan Kurban

satuwarta.id – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri telah melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) di hampir 50 titik lokasi. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesehatan hewan kurban yang akan disembelih oleh masyarakat.

Pelaksana Tugas Kepala DKPP Kabupaten Kediri, Tutik Purwaningsih, melalui Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, Yuni Ismawati, menjelaskan bahwa tim monev menyasar berbagai lokasi seperti pasar hewan, peternakan, hingga ke pengepul hewan (blantik).

Meski jumlah titik kunjungan tahun ini cukup banyak, Yuni menyebut bahwa intensitas kunjungan sedikit menurun dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Memang agak sedikit berkurang. Biasanya ada beberapa penjual yang membuka lapak di pinggir jalan, tapi tahun ini kami hanya menemukan satu saja,” ungkap Yuni pada Rabu (4/6/2025).

Lebih lanjut, Yuni menyampaikan bahwa sejak pertengahan Mei hingga awal Juni, tidak ditemukan kasus penyakit menular pada hewan kurban. Pemeriksaan dilakukan secara intensif untuk mendeteksi penyakit mulut dan kuku (PMK) serta Lumpy Skin Disease (LSD) atau penyakit kulit menular pada sapi.

Kondisi hewan yang sehat berdampak pada meningkatnya permintaan, yang turut memicu kenaikan harga hewan kurban sekitar 5 hingga 10 persen. Meski demikian, Yuni menegaskan bahwa DKPP hanya berwenang dalam hal pemantauan kesehatan, ketersediaan, dan pergerakan harga, tanpa campur tangan dalam penentuan harga pasar.

“Soal harga, kami tidak memiliki kewenangan menetapkan. Itu murni berdasarkan mekanisme pasar,” tegasnya.

Sementara itu, ketersediaan hewan kurban di Kabupaten Kediri dipastikan dalam kondisi aman bahkan mengalami surplus. Berdasarkan data DKPP, saat ini tersedia sekitar 12.500 ekor sapi, 45.000 ekor kambing, dan 6.600 ekor domba.

Dengan stok tersebut, Kabupaten Kediri turut menjadi salah satu daerah pemasok hewan kurban ke berbagai wilayah di Jawa Timur, seperti Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo. DKPP mencatat, hingga awal Juni, telah dikirim sekitar 100 ekor sapi dan lebih dari 1.000 ekor kambing serta domba ke luar daerah.ind

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close