KESEHATANNASIONALNEWS

Covid-19 Kembali Merebak di Asia, Fasyankes Kabupaten Kediri Dihimbau Tingkatkan Kewaspadaan

satuwarta.id – Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) telah menindaklanjuti imbauan terhadap fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) untuk memperketat pemantauan terhadap potensi peningkatan kasus Covid-19 yang terjadi di beberapa negara Asia.

Peningkatan pemantauan ini menyusul adanya surat edaran yang diterbitkan Kementerian Kesehatan pada 23 Mei 2025 tentang kewaspadaan terhadap peningkatan kasus Covid-19 di beberapa negara Asia, seperti Thailand, Hong Kong, Malaysia, dan Singapura.

“Surat edaran dari Kemenkes kita teruskan ke seluruh fasyankes sebagai bentuk peningkatan kewaspadaan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri Ahmad Khotib melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Bambang Triyono Putro, Selasa (3/6/2025).

Bambang mengungkapkan, imbauan ini bukan bentuk alarm darurat, melainkan sebagai langkah antisipasi kesiapsiagaan semua pihak, terutama rumah sakit dan puskesmas, untuk memantau perkembangan gejala Covid-19 di masyarakat.

Berdasarkan data terakhir, kasus Covid-19 di Kabupaten Kediri terakhir kali terkonfirmasi pada Mei 2023 sebanyak satu kasus. Hingga saat ini, belum terdapat laporan kasus Covid-19 terbaru.

“Sampai sekarang belum ada laporan kasus terbaru,” jelasnya.

Adapun, transmisi penularan Covid-19 di Indonesia saat ini masih relatif rendah, yakni terjadi penurunan kasus konfirmasi mingguan dari 28 kasus pada Minggu ke-19 menjadi 3 kasus pada Minggu ke-20 tahun 2025 dengan varian dominal MB.1.1.

Meski jumlahnya relatif kecil, Bambang menilai penting untuk tetap meningkatkan pengawasan di wilayah Kabupaten Kediri supaya tidak terjadi lonjakan secara signifikan.

Langkah-langkah preventif pun kini digalakkan, seperti imbauan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, mencuci tangan dengan air mengalir, menghindari kerumunan, serta menggunakan masker bila sedang dalam kondisi sakit.

Pihaknya menekankan bahwa secara klinis, gejala Covid-19 mirip dengan penyakit influenza, sehingga masyarakat diminta tidak panik namun tetap waspada dan memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala seperti demam, batuk, dan pilek.

“Kami mengimbau supaya perilaku hidup bersih dan sehat, cuci tangan air mengalir, menghindari kerumunan itu ditingkatkan,” pinta Bambang.

Diketahui, sejak minggu ke-12 tahun 2025 hingga saat ini, kasus COVID-19 menunjukkan peningkatan di beberapa negara di Asia, seperti Thailand, Hong Kong, Malaysia, dan Singapura.ind

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close