BERITA PILIHANNEWSNews Feed

Sampah Menumpuk di Kaki Jembatan Lama Kediri, Tim Gabungan Turun Tangan

satuwarta.id – Sampah yang tersangkut di kaki Jembatan Lama Kota Kediri kembali dibersihkan. Didominasi potongan bambu dan kayu, proses pembersihan melibatkan tim gabungan dari BPBD Kota Kediri, Perum Jasa Tirta, serta DLHKP Kota Kediri.

“Ini upaya dari teman-teman BPBD, Jasa Tirta, Dinas PUPR dan DLHKP untuk membersihkan jembatan lama, karena kalau tidak dibersihkan bisa mempengaruhi umur jembatan,” kata Sekretaris Daerah Kota Kediri Bagus Alit, Selasa (20/5).

Sebanyak 43 personel diturunkan dalam operasi ini. Mereka terdiri dari 12 orang BPBD, 12 dari Dinas PUPR, 12 dari DLHKP, dan 7 personel Jasa Tirta.

Menurut Kalaksa BPBD Kota Kediri Joko Arianto, sampah yang tersangkut semakin banyak akibat pladu dan hujan deras yang terjadi beberapa waktu lalu.

“Karena pladu terus hujan deras, kita lihat sampahnya banyak, hampir setara jembatan. Kita koordinasikan lalu langsung kita lakukan pembersihan bersama,” ujarnya.

Debit Sungai Brantas diketahui meningkat dua kali lipat. “Sebenarnya bahaya juga untuk membersihkan. Tapi tadi pakai alat manual, kita turun dulu. Yang penting agak berkurang sampahnya,” tambahnya.

Pembersihan dilakukan bertahap. Tim di bawah memilah dan memotong sampah yang tersangkut, sementara tim di atas menariknya menggunakan kabel sling, lalu mengumpulkannya di truk sampah untuk dibuang.

Area Inspeksi Akan Dibangun untuk Mempermudah Pembersihan

Untuk meningkatkan efektivitas pembersihan, Pemkot Kediri berencana membangun area inspeksi di sisi selatan, dekat pintu jembatan sebelah barat.

Selama ini, peralatan pembersihan selalu ditempatkan di atas jembatan yang sudah berusia lebih dari 1,5 abad. “Kalau dari atas kemarin membahayakan. Kabel sling waktu ditarik bisa kena struktur (jembatan),” ujar Plt Kepala DPUPR Kota Kediri, Yono Haryadi.

Area inspeksi tersebut akan memiliki luas 100-150 meter persegi. Saat ini masih tertutup pagar, namun nantinya akses akan dibuka, tanah dipadatkan, dan diberi penahan kendaraan.

“Supaya ada nanti kendaraan itu bisa masuk, tanpa membahayakan waktu pembersihan, tinggal tarik,” pungkasnya. tam

.

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close