Tindak Lanjuti Laporan Warga, DLH Kediri Rampingkan Pohon di Toyoresmi Ngasem
satuwarta.id – Menindaklanjuti laporan warga terkait keberadaan pohon yang rawan tumbang, Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melaksanakan kegiatan perampingan pohon di sepanjang Jalan Pamenang, Desa Toyoresmi, Kecamatan Ngasem, pada Senin (14/4/2025).
Tindakan perampingan ini dilakukan sebagai respon atas kekhawatiran masyarakat akan potensi tumbangnya pohon-pohon besar di kawasan tersebut. Kegiatan dimulai dari Jalan Pamenang Nomor 1, Dusun Besok, hingga ke area sekitar SD Nambaan, Kecamatan Ngasem.
Kepala Desa Toyoresmi Gatot Siswanto menjelaskan, laporan ini sebagai langkah antisipasi risiko pohon tumbang menghadapi musim hujan disertai angin kencang. Pasalnya, sebelumnya sempat terdapat kecelakaan pengguna jalan akibat menghindari pohon bergoyang di saat hujan turun.
“Waktu bulan puasa itu juga sempat ada korban. Ada kendaraan dari arah utara, saat melihat pohon itu, dia tiba-tiba banting setir ke kanan, akhirnya menyenggol pengendara lain. Terjadilah laka,” kata Gatot.
Pasca kejadian tersebut, pihak desa melaporkan kejadian tersebut ke DLH Kabupaten Kediri supaya mendapat penanganan. Salah satu usulan dari pemerintah desa adalah penebangan total terhadap satu pohon yang dinilai paling membahayakan.
“Namun untuk sementara yang dilakukan adalah perampingan bagian atasnya saja, sekitar 4 sampai 5 meter, terutama pada bagian pohon yang miring,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala DLH Kabupaten Kediri, Putut Agung Subekti, melalui Kepala Bidang Pemeliharaan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan (PPKL) Weni Artanti menyampaikan, terdapat sekitar 10 pohon yang menjadi target perampingan di sepanjang jalur tersebut.
“Kami targetkan penyelesaiannya dalam tiga hingga lima hari, karena keterbatasan tenaga dan sarana prasarana yang ada,” ungkap Weni.
Setelah penanganan di wilayah Ngasem, DLH juga telah menetapkan sejumlah lokasi lain sebagai prioritas perampingan serupa. Beberapa di antaranya meliputi Kecamatan Gurah, Besuk, Turus, Banyuanyar, serta jalur Kediri–Plosoklaten.ind



