Persediaan Stok Pangan Dipastikan Aman Hingga Awal 2025

satuwarta.id – Pemerintah Kabupaten Kediri menjamin persediaan stok pangan aman hingga awal tahun 2025. Hal itu disampaikan Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri Tutik Purwaningsih di Pasar Kras, Senin (23/12/2024).
“Insyaallah sampai dengan Nataru (natal dan tahun baru) selesai, bahkan sampai tiga bulan awal tahun 2025 Insyaallah juga masih aman. Artinya aman yaitu dari segi kebutuhan dan stok di Kabupaten Kediri masih ada surplus,” kata Tutik.
Pada Desember 2024, jumlah stok beras di Kabupaten Kediri kini mencapai 37,242 ton, sedangkan kebutuhan berkisar 10,012 ton, sehingga terdapat surplus 27,230 ton.
Kemudian, minyak goreng terdapat surplus 406 ton, telur ayam surplus 4,575 ton, gula pasir surplus 468,4 ton, cabai merah surplus 1,283 ton dan cabai rawit surplus 4,823 ton, bawang merah surplus 470 ton dan bawang putih surplus 56 ton, daging ayam ras surplus 642,1 ton dan daging sapi surplus 8,9 ton.
“Jadi kalau misalkan ada yang dijual ke luar Kabupaten Kediri Insyaallah juga masih aman, termasuk beras, minyak goreng, dan kebutuhan lain,” jelasnya.
Tidak hanya itu, Tutik menyebut, tim satgas pangan Kabupaten Kediri kini terus melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak terkait, termasuk dinas terkait dan distributor pangan guna memastikan pasokan bahan pokok tidak terlambat.
Di sisi lain, lanjut Tutik, Pemkab Kediri juga berkomitmen melakukan pemantauan terkait fluktuasi harga dan kualitas pangan. Terlihat saat tim satgas pangan melakukan pengawasan harga dan kualitas bahan pangan di sejumlah pasar tradisional.
Menurut Tutik, dinamika harga dan kualitas bahan pangan menjadi perhatian utama. Pihaknya berharap tidak terjadi lonjakan harga yang signifikan terutama hingga momentum Nataru selesai. Begitu pula imbauan terhadap pedagang supaya memperhatikan kualitas dagangan.
“Harga dan kualitas itu yang menjadi harapan utama kami,” harap Tutik.ind



