Orientasi Pendampingan, Perkuat Peran Kader Poskestren

satuwarta.id – Puluhan santri dan warga pondok, yang beberapa diantaranya adalah kader Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren) mengikuti orientasi pendampingan Poskestren di Pondok Pesantren Nurul Huda Al Manshurin, Kota Kediri.
Orientasi pendampingan Poskestren ini merupakan salah satu bentuk penguatan kader Poskestren. Orientasi diikuti sejumlah kader Poskestren dan juga santri dari tiga pondok pesantren yakni Nurul Huda Al Manshurin, Nurul Hakim dan Al Khasun.
Dalam kesempatan itu para santri dan kader selain mengikuti pemaparan dari sejumlah narasumber, juga tambahan materi lainnya dari instansi terkait seperti Dinas Kesehatan Kota Kediri.
“Penguatan para kader yang sudah pernah mendapatkan pembinaan. Kemudian bagaimana pelaksananya di pondok pesantren tersebut. Apakah sudah betul-betul dilaksanakan dengan baik. Apakah sudah sustainable, sudah berkelanjutan,” tutur Kepala Seksi Promosi Kesehatan Masyarakat dan Pemberdayaan Dinas Kesehatan Kota Kediri Emi Widiastuti, Rabu (14/08/2024).
Dari kegiatan ini, Ketua DPD LDII Kota Kediri Agung Riyanto berharap para kader Poskestren, minimal memahami standar operasional jika ada santri atau warga pondok lainnya yang sedang sakit.
“Ketika ada yang sakit, yang pertama menangani adalah mereka. Teman-teman (kader Poskestren) bisa paham tahapannya. Dari standar operasional itu tercipta sebuah layanan (kesehatan ) internal pondok yang bagus,” tambahnya.
Sementara itu, Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag Kota Kediri Ahmad Rofiudin Faruq menuturkan adanya Poskestren ini, para santri tidak hanya memiliki pengetahuan tentang agama tapi juga memiliki pengetahuan tentang kesehatan, yang bisa ditularkan ke masyarakat yang lebih luas ketika para santri lulus dari pondok pesantren.
“Sehingga para santri ini pada selama mereka berpendidikan di pondok pesantren, ini bisa mendidik diri untuk sehat, jasmani rohani, dan juga bisa mendidik diri memiliki pengetahuan yang bagus tentang kesehatan,” ungkapnya. tam



