News Feed

Maksimalkan Potensi Budaya, Festival Tari Kreasi Tradisional Kota Kediri Diikuti 16 Grup

satuwarta.id – Kota Kediri terus berbenah untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, seiring dengan Bandara Internasional Dhoho dan pembangunan jalan tol Kediri Tulungagung. Salah satunya dengan mengoptimalkan potensi budaya yang dimiliki Kota Kediri.

Pada Sabtu, (06/07/2024), Pj Wali Kota Kediri Zanariah membuka , yang berlangsung di kawasan Goa Selomangleng. Zanariah berharap event ini bisa menjadi wadah generasi muda menyalurkan bakat sekaligus melestarikan seni budaya tradisional.

“Saya kira ini kombinasi yang tepat menjadikan acara ini sebagai acara tahunan untuk menarik pengunjung. Mungkin ke depan kita bisa undang berbagai sanggar tari dan sekolah di wilayah Mataraman untuk berkolaborasi mengikuti acara ini,” ungkapnya.

Pj Wali Kota Kediri merasa bahagia sebab melihat semangat dan antusias dari para peserta. Dimana para peserta sudah berias sedemikian bagusnya, untuk menunjukkan penampilan terbaiknya. Harapannya selain mengikuti lomba, para peserta juga mendapat pengalaman belajar yang berbeda dari dalam kelas.

“Saya berpesan teruslah giat berlatih dan jangan cepat berpuas diri. Menang kalah adalah hal biasa kalian bisa sampai di tempat ini sudah jadi kemenangan sesungguhnya. Semoga event ini bisa menjadi pilar kelestarian seni budaya yang akan dikenang,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Disbudparpora Zachrie Ahmad menambahkan kegiatan ini memberikan fasilitasi kepada sanggar tari untuk terus melestarikan seni budaya Kota Kediri. Selain itu juga menggali potensi seni tari di Kota Kediri. Peserta yang mengikuti ini mulai usia 13 tahun hingga 24 tahun.

“Kami juga mengundang seluruh OPD di sini bukan tanpa alasan kami mengajak seluruh pihak untuk melestarikan kebudayaan. Langkah konkret dari Disbudparpora akan membuat katalog sanggar dan tari-tari. Nanti teman-teman OPD dapat menampilkan tari-tari ini ketika memiliki acara,” imbuhnya.

Kegiatan ini dalam rangkaian Hari Jadi Kota Kediri ke-1145, yang mengusung tema ‘Merajut Asa Dalam Keharmonian, Satu Tekad Kota Kediri Menuju Globalisasi’. Para peserta Festival Tari Kreasi Tradisional ini dinilai oleh tiga dewan juri. Yakni, Yasinta Desi dari Yogyakarta, Djarot Budi dari Surakarta dan Very Andrian.tam

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close