
satuwarta.id – Progres pembangunan Jembatan Jongbiru kini sudah mencapai sekitar 95 persen. Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan pengerjaan fisik jembatan kelar pada pekan pertama Juli 2024.
Sebagaimana disampaikan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kediri Irwan Chandra Wahyu Purnama, bahwa percepatan pengerjaan fisik jembatan sepanjang 133 meter tersebut kini hampir dipastikan rampung.
“Progres sekitar 95 persen,” kata Irwan, Selasa (2/6/2024).
Berdasarkan pantauan di lapangan, jembatan yang menghubungkan wilayah kota dan Kabupaten Kediri ini telah menyelesaikan tahap pengecoran jalan, pengerjaan trotoar, pemasangan lampu hias di gelagar jembatan.
Karenanya, Irwan mengungkapkan, pengerjaan fisik tinggal menyisakan angka 5 persen. Termasuk di dalamnya tahap pengaspalan di area gelagar jembatan, pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) dan rambu-rambu lalu lintas.
“Kita targetkan pekan ini selesai, karena peresmian diharapkan tetap awal Juli. Surat izin peresmian juga sudah diluncurkan ke Pak Menteri (Kementerian PUPR),” jelas Irwan.
Adapun sebelum peresmian, kata Irwan, Jembatan Jongbiru juga bakal dilakukan pengecekan secara langsung oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN). Seperti cek aboutment, struktur bangunan, dan uji pembebanan tonase jembatan.
Pun demikian, pengetesan jembatan tersebut rencananya juga akan menerapkan trial open traffic dengan pembatasan beban kendaraan tertentu. Hal ini mengingat jalan dari sisi Jabon menuju Mrican belum sepenuhnya diperlebar.
“Kalau sudah open traffic, secara lalu lintas oke, nanti tinggal menyamakan schedule,” akunya.
Dengan keberadaan jembatan senilai Rp34 miliar ini diharapkan menjadi aksesibilitas masyarakat menuju Kawasan Bandara Internasional Dhoho Kediri. Terlebih juga untuk meningkatkan distribusi barang dan jasa dalam mendukung perekonomian masyarakat di Kabupaten Kediri.ind



