PENDIDIKAN

PPDB SMP Tahap II di Kabupaten Kediri Mulai Dibuka

satuwarta.id – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2024 jenjang SMP negeri se-Kabupaten Kediri tahap II atau Jalur Zonasi kini mulai dibuka pada 1-3 Juli 2024. Ratusan siswa saling bersaing ranking berdasarkan jarak terdekat dari rumah ke sekolah.

Ketua PPDB SMPN 1 Ngasem Kabupaten Kediri Khoirul Anwarudin mengatakan, Tahap II ini mendapat antusias cukup besar bagi pendaftar. Baik dari siswa yang sebelumnya tidak lolos pada Tahap I maupun siswa yang memang fokus mendaftar Tahap II Jalur Zonasi ini.

Diterangkan, SMPN 1 Ngasem memiliki jumlah daya tampung sebanyak 320 siswa. Sedangkan Tahap II Jalur Zonasi ini akan diambil 50% atau 160 siswa. Adapun sesuai jumlah nomor antrean, lebih dari 200 pendaftar telah mengantre Tahap II Jalur Zonasi pada hari pertama di SMPN 1 Ngasem.

“Tapi itupun nanti nggak tertangani semua. Paling nanti kita bisa menangani 150 pendaftar, sisanya besok,” kata Khoirul, Senin (1/7/2024).

Khoirul mengatakan, salah satu faktor ketidakmampuan menangani seluruh antrean secara langsung yakni pihak sekolah harus memastikan lokasi rumah pendaftar telah sesuai berdasarkan di alamat Kartu Keluarga (KK) dengan google maps

Terlebih, verifikasi data di laman PPDB SMP Kabupaten Kediri hanya dibatasi sampai pukul 12.00 WIB oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri. Sehingga pihak sekolah harus memaksimalkan situasi tersebut.

“Operator harus memastikan ke pendaftar kalau jarak rumahnya sudah pas atau belum, harus betul-betul dicek,” terangnya.

Serupa dengan fenomena tersebut, Admin PPDB SMPN 2 Ngasem Muhammad Anam menuturkan, jumlah pendaftar Tahap I Jalur Zonasi ini bertambah signifikan. Sehingga verifikasi memakan waktu cukup lama lantaran harus memastikan jarak rumah ke sekolah telah sesuai.

Dirincikan, SMPN 2 Ngasem memiliki jumlah pagu sebanyak 128 siswa. Sedangkan Jalur Zonasi menampung 64 siswa. Adapun Tahap I Jalur Zonasi, jumlah nomor antrean pendaftaran di hari pertama telah mencapai 77 siswa.

“Belum lagi kalau besok ada tambahan,” ujar Anam.

Sebagai kategori sekolah baru, SMPN 2 Ngasem memiliki minat basis siswa yang cukup tinggi. Di hari pertama, Anam menemukan jarak rumah siswa ke sekolah paling dekat sekitar 300 meter. Sementara jarak paling jauh siswa sejauh sekitar 6 kilometer dan 9 kilometer.

Di sisi lain, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri Mokhamat Muhsin melalui Kepala Bidang SMP Fadeli menyampaikan, saat menjelang proses berlangsungnya pendaftaran secara online. Dalam hal ini, pemerintah daerah memfasilitasi simulasi terhadap penggunaan aplikasi PPDB SMP.

Terlebih terhadap masing-masing pihak sekolah, Fadeli mendorong supaya sekolah mampu melaksanakan proses penerimaan siswa baru sesuai Petunjuk dan Teknis (Juknis). Termasuk terkait jadwal, verifikasi berkas siswa, maupun jumlah siswa yang diterima.

“Laksanakan PPDB sesuai dengan juknis yang ada. Memang itu, kalau di luar juknis kita tidak bisa,” pungkasnya.ind

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close