Kalah Dari Persebaya, Persik Tutup Musim Dengan Pahit

satuwarta.id – Persik Kediri kembali menelan kekalahan saat away. Bertamu ke Stadion Gelora Bung Tomo, Persik Kediri harus mengakui keunggulan tuan rumah Persebaya engan skor 2-1. Pelatih Persik Marcelo Rospide menyayangkan kekalahan tersebut lantaran Persik memiliki sejumlah kesempatan emas.
Pertandingan pada pekan ke-34 Liga 1 2023/2024 tersebut menjadi laga penutup bagi kedua tim di musim ini. Marcelo Rospide mengatakan, Persik memiliki sejumlah peluang emas di lini pertahanan Persebaya. Namun, Bayu Otto dan kawan-kawan tak mampu memanfaatkan peluang tersebut.
“Pertandingan hari ini Persik punya kesempatan tapi masih gagal dimanfaatkan. Banyak hal yang bisa lebih baik, ini ada beberapa hal-hal kesalahan yang akhirnya kemenangan untuk tim tuan rumah,” kata Marcelo.
Kendati meraih hasil kurang memuaskan di ujung musim, Marcelo tetap mengapresiasi kerja keras anak asuhnya. Hal itu mengingat Persik mampu finish berada di klasemen yang lebih baik dari musim 2021/2022 sebelumnya.
Sebagaimana raihan tersebut patut mendapat apresiasi. Tim berjuluk Macan Putih itu pada musim lalu finish di klasemen 11. Sedangkan musim ini berpotensi finish di klasemen 7. Sebuah pencapaian apik ketika klub sepak bola yang masih memiliki kelemahan skuad namun mampu memberikan perlawanan bagi tim klasemen atas.
“Secara klasemen lebih baik tetapi sepanjang musim Persik punya kesempatan untuk posisi yang lebih baik. Tapi kesempatan itu memang tidak bisa dimanfaatkan dengan baik,” terangnya.
Apresiasi tersebut juga menyusul Tim Macan Putih yang lebih mendominasi permainan di babak pertama. Di mana, Persik lebih banyak melancarkan serangan dalam menciptakan peluang. Seperti Flavio Silva beberapa kesempatan tinggal berhadapan dengan kiper Persebaya.
Meski laga berjalan dengan intensitas rendah, kedua tim saling mencoba melancarkan serangan dari kaki ke kaki. Ciri khas permainan antara kedua tim memang tak jauh berbeda. Persebaya sendiri beberapa kali juga memiliki peluang. Di akhir babak pertama, Persebaya memiliki peluang emas. Namun kiper Persik Eko Saputro sigap dan menggagalkan peluang itu.
Masuk babak kedua, Persebaya lebih dulu meninggalkan Persik melaluo kaki Wildan Ramdhani yang sukses mengecoh Eko Saputro pada menit 54’. Tuan rumah memimpin 1-0 sementara. Tak butuh waktu lama, Persik melakukan penyegaran dengan memasukkan Fitra Ridwan, untuk menggantikan Arthur Irawan.
Pergantian tersebut membawa angin segar bagi Persik. Belum lima menit berada di lapangan, Fitra Ridwan mencatatkan namanya di papan skor usai memanfaatkan umpan dari Flavio Silva, Fitra Ridwan menyamakan kedudukan menjadi 1-1 di menit 57’.
Di pertengahan babak kedua, Persik Kediri berusaha meningkatkan serangan dengan memasukkan M Khanafi dan Miftahul Hamdi dengan menggantikan Irfan Bachdim dan Faris Aditama. Sedangkan di kubu Persebaya, Wildan Ramdhani keluar untuk digantikan oleh Paulo Henrique. Pemain asal Brazil itu menjadi ujung tombak utama Persebaya sepanjang sisa laga.
Pergantian tersebut membuat serangan Persebaya lebih efektif. Jelang laga usai, di menit 92’ Paulo Henrique berhasil mencuri celah di pertahanan Persik. Skor berubah menjadi 2-1 sekaligus menutup jalannya pertandingan. Kemenangan untuk Persebaya di ujung musim.
Dengan kekalahan ini, Persik Kediri terancam terusir dari posisinya saat ini. Berada di peringkat 7 dengan 48, Persik masih dibayangi Persis Solo di klasemen 8 dengan torehan 47 poin dan Persija Jakarta di posisi 9 dengan torehan 45 poin. Kedua klub tersebut baru akan bermain pada Senin dan Selasa besok.ind



