Penerbangan Perdana Bandara Dhoho Kediri, Citilink Bawa 180 Penumpang

satuwarta.id – Bandara Internasional Dhoho Kediri secara bangga telah mengumumkan penerbangan komersil perdana dengan membawa sekitar 180 penumpang menggunakan maskapai Citilink kode QG 752, Jumat (5/4/2024).
Maskapai Citilink dengan rute Jakarta-Kediri berhasil mendarat mulus pada pukul 09.40 WIB di Bandara Internasional Dhoho Kediri. Kedatangan pesawat itu disambut bahagia ditandai penyematan kalung rangkaian bunga oleh Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana.
Bupati yang akrab disapa Mas Dhito tersebut menerangkan, Bandara Internasional Dhoho yang diprakarsai PT Surya Dhoho Investama (SDhI) secara resmi telah beroperasi. Menurutnya, pengembangan layanan penerbangan komersil tersebut dinilai akan memberikan efek pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat di wilayah Mataraman.
Menurutnya, untuk menyongsong faktor ekonomi, Pemerintah Kabupaten Kediri juga tengah meningkatkan infrastruktur pendukung bandara. Termasuk perbaikan akses jalan non tol, jalan tol, jembatan penghubung, hingga pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Kediri.
“Ini tentunya akan menjadi daya tarik, akan menjadi pintu masuk dan episentrum baru di Jawa Timur dengan adanya bandara Internasional Dhoho,” ungkapnya.
Peningkatan berbagai sektor tersebut menyusul pernyataan Direktur Utama PT Angkasa Pura I Faik Fahmi, bahwa Bandara Internasional Dhoho mempunya tingkat potensi yang besar sebagai bandar udara. Seperti tatkala penerbangan komersil perdana berhasil tak menyisakan kursi penumpang di dalam pesawat.
Mengingat kebutuhan moda transportasi saat ini semakin meningkat. Sinyal positif terkait antusiasme masyarakat terhadap eksistensi Bandara Internasional Dhoho dinilai akan mempermudah konektivitas antar wilayah di Jawa Timur bagian selatan.
“Untuk yang datang kurang lebih sekitar hampir 180 penumpang, full. Alhamdulillah antusias masyarakat yang mudik dari Jakarta pulang ke Kediri ini banyak,” terangnya.
Selain penerbangan dari Bandara Soekarno Hatta Jakarta menuju Bandara Internasional Dhoho, Pesawat Citilink kemudian langsung kembali menuju rute sebaliknya dengan membawa sekitar 60 penumpang.
Faik Fahmi membeberkan, maskapai Citilink yang menjadi bagian dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut telah menunjukkan sinergisitas sebagai maskapai perdana yang bersedia membuat gebrakan baru di bandara yang terletak di lereng Gunung Wilis.
Apalagi selama penerbangan komersil perdana tak mengalami kendala. Baik selama perjalanan udara hingga mendarat mulus di bandara dengan landasan pacu sepanjang 3300 meter itu.
“Alhamdulillah tidak ada kendala. Info dari krunya lancar selama perjalanan kemudian pendaratan juga mulus. Maskapai Citilink ini menunjukkan sinergisitasnya untuk meramaikan Bandara Dhoho,” ungkapnya.
Melihat potensi Bandara Internasional Dhoho Kediri begitu besar, lanjutnya, Faik Fahmi mengaku akan melakukan proses lebih lanjut terkait penambahan bagi maskapai yang lain. Sehingga gebrakan untuk rute selain Jakarta-Kediri bisa terwujud seiring operasional bandara.
Kendati untuk sementara ini masih melayani penerbangan dua kali dalam seminggu, Bandara Dhoho yang didesain berstandar internasional itu juga diproyeksikan akan melayani penerbangan untuk ibadah haji dan umroh di tahun-tahun berikutnya.
“Masih berproses lagi untuk mencari (maskapai) yang lain. Semoga bisa menyusul dengan gebrakan Citilink ini. Apalagi marketnya juga kelihatan,” pungkasnya.ind



