Menjelang Idul Fitri, Pemkab Kediri Pastikan Kebutuhan Pokok Masyarakat Aman

satuwarta.id – Melalui Gerakan Pasar Murah (GPM), Pemerintah Kabupaten Kediri mengimbau masyarakat tak perlu panik lantaran kebutuhan pokok masyarakat dipastikan aman terkendali menjelang Hari Raya Idul Fitri 2024.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kediri Tutik Purwaningsih saat menggelar GPM ke-20 di Kecamatan Wates, yang bersamaan dengan Apel Siaga Gerakan Pangan Murah di seluruh wilayah di Indonesia, Senin (1/4/2024).
“Sebelum puasa kemarin, Kabupaten Kediri sudah melaksanakan Gerakan Pasar Murah dalam rangka antisipasi melonjaknya harga, stabilisasi harga, stabilisasi kebutugan pokok masyarakat,” terang Tutik.
Seiring kegiatan yang digelar merata seluruh kecamatan di Kabupaten Kediri itu, Tutik menyebut, pemerintah daerah juga intens melakukan pemantauan guna memastikan keamanan ketersediaan stok kebutuhan pokok masyarakat.
Menurutnya, kegiatan pasar murah tersebut sebagai bentuk upaya pemerintah daerah dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan menjelang perayaan Hari Besar Keagamaan Nasional 2024. Termasuk harga beras, cabai, telur, minyak goreng, hingga bawang merah dan bawang putih.
“Jadi sampai hari ini pantauan dan analisa kami dari harga masih stabil, memang ada beberapa komoditas yang stabilnya agak tinggi terutama harga daging. Kalau telur sudah mulai landai, beras juga mulai turun, apalagi cabai,” jelasnya.
Oleh karena itu, lanjut Tutik, pihaknya mengimbau kepada masyarakat supaya tak perlu panik hingga menimbun stok. Mengingat Pemerintah Kabupaten Kediri terus berkomunikasi dengan pihak terkait untuk menyiapkan kebutuhan saat GPM berlangsung. Seperti Perum Bulog dan PT Sinergi Gula Nusantara.
“Di GPM hampir seluruh kebutuhan komoditas pokok masyarakat kita siapkan. Artinya untuk kebutuhan sampai hari raya tetap aman. Kalau dari data kami tercukupi. Jadi masyarakat tidak perlu panik, buying nimbun,” tegas Tutik, yang juga sebagai Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan.
Sebagaimana dalam pasar murah itu disediakan beberapa komoditas pangan. Di antaranya Beras SPHP sebanyak 8 ton, gula 500 kilogram (kg), telur 300 kg, minyak goreng, tepung terigu, bawang merah dan bawang putih, serta sejumlah produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).ind



