KABAR DESA

Begini Tindaklanjut Pemkab Kediri terhadap Temuan Tugu di Desa Kayunan

satuwarta.id – Menindaklanjuti temuan tugu tapal batas berusia 1123 Saka, Pemerintah Kabupaten Kediri bakal menyerahkan keputusan pengelolaan secara sementara kepada Pemerintah Desa Kayunan, Kecamatan Plosoklaten.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Adi Suwignyo melalui Kepala Bidang Museum dan Purbakala Eko Priyatno menuturkan, pihaknya telah menjalin komunikasi lebih lanjut dengan Pemerintah Desa Kayunan.

Diterangkan, keputusan memberikan kesempatan pengelolaan tersebut menyusul keberadaan temuan tugu arkeologi yang disinyalir mampu memberikan informasi seluas-luasnya bagi masyarakat desa sekitar.

“Artinya memang pemerintah daerah juga tidak boleh terlalu kaku menarik (tugu dalam hal ini) dibawa kemana. Kami ingin memberi kesempatan kepada desa,” terang pria yang akrab disapa Eko.

Menurutnya, pemberian kesempatan tersebut bertujuan sebagai bumti bahwa desa bersangkutan memiliki jatidiri yang panjang dalam sejarahnya. Terlebih apabila pemerintah desa mampu mengelola dengan rapi, maka bisa dijadikan sebagai wisata edukasi di Desa Kayunan.

Melalui rencana konsep wisata edukasi, kata Eko, diharapkan masyarakat Kabupaten Kediri dan sekitarnya tertarik untuk mengunjungi temuan tugu tapal batas berangka tahun 1123 Saka tersebut. Sehingga terjadi alur transfer informasi sejarah Kediri secara tidak langsung.

“Tentunya untuk mengundang banyak orang untuk belajar bahwa tugu zaman Kediri itu seperti apa sih. Jadi ada transfer ilmu pengetahuan secara tidak langsung,” harapnya.

Namun, lanjut Eko, apabila seiring berjalannya proses terdapat pertimbangan khusus dari pemerintah desa, maka Pemerintah Kabupaten Kediri akan bersedia untuk mengelola temuan tugu. Terlebih, kini telah mempunyai Museum Jayabaya sebagai etalase Kabupaten Kediri.

Kendati demikian, Eko mengaku keputusan tersebut masih bersifat sementara. Sembari menunggu rilis keterangan rekomendasi dari Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XI Jawa Timur sebagai tim arkeolog benda-benda kuno.

“Itu masih dalam kategori sementara, karena rekomendasi dari BPK juga belum keluar,” jelasnya.

Adapun selain temuan tugu tapal batas, juga ditemukan sejumlah benda arkeologi berupa batu berbentuk blok dan lumpang batu yang berukuran cukup besar.ind

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close