Lantik 33.747 KPPS Pemilu, Ini Harapan KPU Kabupaten Kediri

satuwarta.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri melakukan pelantikan terhadap 33.747 Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang tersebar di 4821 Tempat Pemungutan Suara (TPS) Kabupaten Kediri.
Ketua KPU Kabupaten Kediri Ninik Sumarni mengatakan, pelantikan anggota KPPS dilaksanakan serentak oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS) di setiap desa pada Kamis, 25 Februari 2024.
Salah satu tempat pelantikan yang didatangi Ninik adalah Desa Mukuh, Kecamatan Kayen Kidul, sebagai desa yang telah menyatakan kesiapan untuk menggelar zoom dengan KPU Republik Indonesia (RI) secara langsung.
Dalam melantik terhadap 91 KPPS di desa tersebut, Ninik menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai pakta integritas bagi petugas selama Pemilu berlangsung supaya menjalankan tugas sesuai peraturan perundang-undangan.
“Petugas diharapkan bisa memahami dan mematuhi pakta integritas dengan baik. Karena panjenengan merupakan ujung tombak KPU dalam melaksanakan pemilu,” kata Ninik.
Kemudian, Ninik juga berpesan kepada seluruh petugas Pemilu supaya betul-betul menjaga kesehatan dan kekompakan. Mengingat agenda besar lima tahun sekali itu akan digelar serentak pada 14 Februari 2024. Mulai dari pemilihan presiden hingga legislatif.
Apabila berkaca pada pelaksanaan Pemilu 2019, banyak petugas penyelenggara pemilu jatuh sakit bahkan sampai meninggal karena kelelahan karena harus bekerja secara maraton. Kejadian ini tentunya tak diharapkan terulang kembali.
Untuk mengantisipasi kejadian yang serupa, kata Ninik, sesuai imbauan Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana supaya menyiapkan mobil siaga desa pada hari H dan membuka layanan kesehatan selama pemilu berlangsung.
Persiapan itu ditandai sinergisitas melalui Rapat Koordinasi (Rakor) yang diadakan oleh Kepolisian Resor (Polres) Kediri, dengan dihadiri Pemerintah Kabupaten Kediri, KPU Kabupaten Kediri beserta stakeholder terkait.
“Salah satu kebijakan Mas Bup yakni menyiapkan mobil siaga di setiap desa dan membuka layanan puskesmas ataupun rumah sakit untuk meminimalisir preventif kejadian yang tidak diinginkan,” harap Ninik.
Sejalan dengan imbauan tersebut, Kepala Desa Mukuh Mohammad Zaini menyebut pemerintah desa terus melakukan persiapan dan antisipasi supaya pemilu berjalan dengan aman dan tertib.
Apalagi puluhan KPPS yang tergabung tidak ada paksaan untuk mendaftar sebagai bagian dari penyelenggara pemilu. Namun, seluruh panitia bergabung atas dasar inisiatif.
“Sesuai harapan desa kami, persiapan terus dilakukan semaksimal mungkin dan seluruh panitia dapat menjalankan amanah untuk mensukseskan pemilu,” tambah Zaini.
Adapun, KPU Kabupaten Kediri akan memberikan pembekalan Training of Trainer (ToT) dan bimbingan teknis kepada seluruh KPPS, mulai 26-30 Februari 2024.ind



