NASIONALNEWS

679 Calon Jamaah Haji Kabupaten Kediri Telah Melunasi BPIH

satuwarta.id – Sebanyak 679 Calon Jamaah Haji (CJH) dari total sementara 1.059 porsi yang tersedia di Kabupaten Kediri telah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) tahun 2025. Mereka termasuk dalam tahap pertama pelunasan yang berlangsung sejak 14 Februari 2024 hingga 14 Maret 2025.

Sementara itu, masih ada 384 calon jamaah haji yang belum melakukan pelunasan.

Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kediri Achmad Faiz melalui Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggara Haji dan Umrah Abdul Kholiq Nawawi menjelaskan, bahwa pelunasan tahap pertama diprioritaskan bagi jamaah yang mendaftar sekitar tahun 2012, terutama jamaah lanjut usia (lansia) yang telah diverifikasi.

“Namun, tidak semua jamaah lansia melakukan pelunasan. Beberapa di antaranya setelah diverifikasi diketahui telah meninggal dunia, melimpahkan porsinya kepada ahli waris, atau menarik kembali tabungan haji mereka,” ujar Kholiq pada Rabu (5/3/2025).

Sesuai ketentuan, jamaah dengan nomor urut keberangkatan, khususnya yang termasuk prioritas lansia, wajib menjalani pemeriksaan kesehatan. Hingga saat ini, tercatat 788 calon jamaah haji telah memenuhi syarat hasil Medical Check-Up (MCU).

Lebih lanjut, menjelang penutupan tahap pertama, Kemenag Kabupaten Kediri terus mendorong berbagai pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan haji, termasuk Kantor Urusan Agama (KUA) dan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) supaya mengingatkan para calon jamaah agar segera melunasi biaya perjalanan haji.

“Kami terus berkoordinasi dengan kepala KUA dan KBIH untuk memantau perkembangan jumlah jamaah yang telah memenuhi syarat istitha’ah dan menyelesaikan pelunasan,” jelas Kholiq.

Pihaknya juga menyebutkan, faktor finansial menjadi salah satu kendala utama yang menyebabkan sebagian calon jamaah belum melakukan pelunasan. Hal itu mengingat biaya perjalanan haji saat ini ditetapkan sebesar Rp60.526.334 per jamaah.

Selain pembayaran, persiapan administratif lainnya juga terus dilakukan. Kemenag memastikan bahwa seluruh calon jamaah harus siap berangkat tanpa kendala, termasuk dalam aspek pemeriksaan kesehatan, pengurusan paspor, serta perekaman biovisa.

“Kami ingin memastikan bagaimana keberangkatan para jamaah dalam kondisi siap, terkait kesehatan, paspor, biovisa,” tegasnya.

Secara keseluruhan, Jawa Timur mendapatkan kuota haji sebanyak 35.100 orang pada tahun 2025. Jika hingga batas waktu yang ditentukan ada calon jamaah yang tidak melunasi biaya perjalanan, maka kuota mereka dapat dialihkan kepada jamaah lain yang memenuhi syarat.ind

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close