News Feed

Dukung Komitmen Pemkot Kediri Jamin Kesehatan Warga

satuwarta.id – Jaminan kesehatan kini menjadi salah satu kebutuhan utama baru bagi masyarakat. Sebagai bentuk komitmen memberikan jaminan kesehatan kepada seluruh masyarakat, Kota Kediri sendiri memiliki Perda Nomor 12 Tahun 2019 tentang penyelenggaraan jaminan kesehatan.

Fungsi Perda Jaminan Kesehatan ini terus digaungkan agar masyarakat tenang dan tak khawatir ketika sakit. Seperti yang dilakukan anggota Komisi B DPRD kota Kediri Regina Nadya Suwono di Kantor Kelurahan Semampir, Kota Kediri, Rabu, (29/06/2022). 

Turut hadir dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Kesehatan dr Fauzan Adima.

” Topik hari ini terkait jaminan kesehatan. Jadi kita memberikan edukasi kepada masyarakat anggota dewan tugas-tugasnya apa, kita sosialisasikan kemudian hasil dari tugas kita yaitu produk hukumnya kita harus sosialisasikan. Jangan sampai produk hukum itu hanya diam saja di kantor, tapi tidak disampaikan ke masyarakat, ” tutur Regina.

Berdasarkan Perda tersebut, masyarakat kota Kediri yang sakit dan membutuhkan layanan kesehatan cukup memperlihatkan identitas kependudukan seperti KTP, KK atau KIA untuk mendapatkan pengobatan gratis.

” Kita percaya bahwa kesehatan itu suatu yang paling penting, semua masyarakat harus dapat akses kesehatan, maka dari itu saya mengajak dr Fauzan mensosialisasikan bahwa bahwasanya masyarakat itu kesehatannya sudah dijamin oleh negara atau kota, ” tambah Regina lagi.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan dr Fauzan Adima menambahkan, dengan adanya perda yang dibuat Pemerintah Kota Kediri bersama DPRD Kota Kediri tersebut, masyarakat tak perlu lagi khawatir saat perlu berobat.

” Ini ada aturannya, bahwa kota Kediri sudah punya jaminan kesehatan daerah. Seluruh penduduk Kota Kediri sudah dijamin kesehatannya enggak usah mikir biaya langsung ke faskes, ” tutur dr Fauzan Adima.

Sedangkan untuk warga yang belum memiliki  jaminan kesehatan sesuai dengan Perda tersebut bisa mengurus melalui kelurahan,   Dinas sosial, Dinas kesehatan. ” Nanti tinggal bawa KTP sama KK, nanti akan kami cek kalau memang belum terdaftar, kami akan daftarkan ke BPJS. Dan pemerintah kota sudah menyiapkan anggaran untuk program ini, ” tambah dr Fauzan.

Warga yang hadir dalam sosialisasi tersebut juga tampak antusias. Mereka yang penasaran dan belum mengetahui tentang fungsi jaminan kesehatan tersebut tak ragu untuk bertanya.

”  Masyarakat cukup antusias dan kritis ya, menanyakan mekanisme-mekanismenya dan  sangat terbuka berarti ini menandakan bahwa masyarakat melek atas informasi-informasi publik. Ini menjadi tolak ukur yang baik dengan banyaknya masyarakat yang kritis, tandanya mereka sudah mulai melek politik. Jadi ini input yang baik juga, ” pungkas Regina. by

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button
Close
Close