News Feed

Jaga Ketersediaan, Pedagang dan Pembeli Migor Diharap Sama-Sama Bijak

satuwarta.id – 100 orang pedagang pasar dari Pasar Setonobetek, Pasar Bandar dan Pasar Pahing menerima distribusi minyak goreng curah untuk pedagang.

Dipusatkan di Pasar Setonobetek, distribusi ini terselenggara atas kerjasama Kemendag dengan PT. Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) dan Pemkot Kediri.

Kota Kediri mendapatkan alokasi 6.000 kilogram minyak goreng. Setiap pedagang mendapatkan kuota bervariasi antara 30 – 75 kilogram. Harga jual minyak goreng curah kepada konsumen sesuai harga eceran tertinggi (HET) Rp 11.500 per liter.

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar mengatakan pendistribusian minyak goreng curah kepada pedagang ini dilakukan untuk terus menjaga ketersediaan minyak goreng dan harga minyak goreng bisa kembali stabil. Untuk itu, pedagang dan pembeli diharapkan bisa bijak.

Wali Kota yang akrab disapa Mas Abu ini mengimbau agar pedagang benar-benar menjual minyak curah ini sesuai dengan HET. Pedagang pun juga telah membuat surat pernyataan, sementara untuk masyarakat diiharapkan berbelanja sesuai dengan kebutuhannya.

“Harapannya masih tetap sama. Kita tidak mau menekan harga. Paling penting ketersediaannya ada dan harganya juga stabil. Kalau harganya terlampau tinggi nanti juga akan menyebabkan inflasi,” terangnya, Kamis, (10/03/2022).

Sementara itu, Sri salah satu pedagang di Pasar Setonobetek menyambut baik pendistribusian minyak goreng curah hari ini. Agar nantinya stok minyak ini terus tersedia. Mengingat permintaan konsumen akan minyak goreng ini juga tinggi.

“Senang sekali dengan adanya distribusi minyak goreng curah ini. Jadi tadi kita ada kupon untuk mengantri. Saya siap untuk menjual minyak goreng ini sesuai dengan HET. Seperti apa yang disampaikan oleh Pak Wali tadi,” ujarnya.by

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button
Close
Close