BISNIS

Permintaan LPG 12 Kg Non Subsidi Masih Normal

satuwarta.id – Permintaan LPG 12 kg di kota Kediri belum memperlihatkan penurunan meski terjadi kenaikan harga jual hingga Rp 195 ribu.

Salah satu penjual di kawasan Sukorame, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri Hendri Wibowo mengungkapkan kenaikan harga ini adalah yang kedua kali sejak bulan Desember lalu.

Di tokonya, Hendri mengungkapkan awalnya menjual seharga Rp 150 ribu, kemudian naik menjadi Rp 175 ribu, dan terakhir menjadi Rp 195 ribu.

” Kalau permintaan masih sama. Tapi konsumen mengeluhkan kenaikan harga yang terjadi berdekatan. Desember naik, Februari naik. Biasanya kan agak jauh (rentang waktu) kenaikan harganya, ” ujar Hendri.

Sementara hal yang sama juga terjadi pada LPG tabung 3 kg. Belum ada tanda-tanda terjadi peningkatan permintaan. Selama ini sendiri, ditambahkan Hendri kebanyakan konsumen LPG 12 kg adalah pengusaha makanan atau catering.

” Catering masih pakai 12 kg, kalaupun 3 kg biasanya untuk cadangan, ” tukas Hendri. bby

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button
Close
Close