HUKUM & KRIMINAL

Bermodus Order Fiktif, Larikan Barang Senilai Rp 150 Juta

satuwarta.id – Diduga membawa kabur barang perusahaan dengan modus order fiktif, AW (25) warga Kecamatan Desa Pohsarang Kecamatan Semen Kab. kediri terpaksa harus berurusan dengan hukum.

Tersangka diduga melakukan penggelapan barang perusahaan yang mengakibatkan kerugian mencapai Rp 150 juta.

Aksi pria yang berperan sebagai sales itu, diketahui pada akhir tahun 2021 lalu. Hal ini berawal dari admin PT. Roda Pratama Asia melakukan pengecekan invoice dimana ditemukan orderan dari toko-toko yang telah melakukan piutang namun tidak membayar selama periode bulan Mei 2021 sampai bulan Juni 2021.

“Setelah di cek toko tersebut order barang melalui sales tersangka AW, Perusahaan Roda Pratama Asia ini bergerak di bidang distributor sepeda dan onderdil sepeda,” ungkap Kasi Humas Polres Kediri Kota Iptu Henry.

Pihak perusahaan melakukan kunjungan dan pengecekan ke para piutang di beberapa toko yang order barang melalui AW. Diketahui ada beberapa toko yang tidak menerima barang namun di invoice ada tanda tangan penerimaan barang.

Pihak perusahan kemudian melakukan cross chek ke toko-toko yang melakukan oederan melaui sales AW tersebut dan para toko tersebut menerangkan tidak pernah menerima barang sesuai dengan invoice yang tercatat. Audit perusahaan kemudian memperlihatkan adanya order fiktif, dengan kerugian sebesar Rp. 150.205.335.

Pihak perusahaan melakukan pemanggilan kepada AW untuk mempertanggungjawabkan hal tersebut. Namun tidak ada itikad baik untuk menyelesaikan hal ini. Pihak perusahaan kemudian melaporkan penggelapan yang dilakukan AW ke Polres Kediri Kota.

“Setelah dilakukan penyelidikan petugas melakukan penangkapan, dan saat ini masih dalam proses penyidikan Sat Reskrim Polres Kediri Kota,” ungkap Iptu Henry. by

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button
Close
Close