News Feed

Temui Harga Obat Tidak Wajar, Masyarakat Tak Perlu Ragu Laporkan

satuawarta.id – Pemerintah, melalui kementerian kesehatan telah menetapkan harga eceran tertinggi (HET) terkait obat tertentu terkait covid-19.

Jika menemukan obat tersebut memiliki harga tidak wajar,  masyarakat bisa melaporkan ke lembaga terkait seperti Dinas Kesehatan, BPOM ataupun ke UPT Perlindungan Konsumen.

” Masyarakat atau konsumen sesuai UU no 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen disebutkan memiliki hak untuk memilih harga, serta mendapatkan barang atau jasa sesuai nilai tukar dan kondisi dan jaminan yang dijanjikan ,” Kata Kepala UPT Perlindungan Konsumen Lucky Kristian.

Untuk obat terkait penanganan covid-19, UPT Perlindungan Konsumen Kediri serta dinas terkait seperti Disperdagin, Dinkes, Loka POM dan Polres Kota Kediri telah meninjau sejumlah apotik di kota Kediri.

” Dari penjelasan apoteker, untuk obat terkait covid-19 apotik memang tidak melakukan stok. Dari distributor lebih banyak melakukan stok di rumah sakit daripada apotik. Sementara untuk daya tahan tubuh, semua apotik lengkap dan beberapa harganya lebih rendah daripada yang lain,” tukas Lucky, Selasa, (06/07/2021).

Lucky juga menuturkan , dengan konsumen memilik hak untuk mendapat informasi jelas dan jujur,  pelaku usaha untuk memberi informasi yang benar terkait obat yang akan dibeli.

” Untuk pelaku usaha, tolong masyarakat diberi penjelasan misal obatnya ada, gunanya untuk apa harus dijelaskan dengan jujur, ” tambah Lucky lagi.

Untuk menjaga kualitas obat,  pemilik usaha apotik juga dihimbau membaca dan memperhatikan petunjuk penyimpanan dari obat tersebut untuk mencegah obat tercemar atau cacat, seperti yang tercantum di UU Pasal 8 No 3 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen

” Yang berbunyi pelaku usaha dilarang memperdagangkan sediaan farmasi atau pangan yang rusak,  cacat atau bekas dan tercemar.  dengan atau tanpa memberikan informasi secara lengkap dan benar, ” tutur Lucky. bby

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button
Close
Close