News Feed

Menikah Saat PPKM Darurat,Warga Kab Kediri Wajib Penuhi Hal Ini

satuwarta.id – Warga Kabupaten Kediri tetap bisa melangsungkan pernikahan selama masa PPKM Darurat, 3-20 Juli. Dengan hajatan berskala besar dilarang karena bisa menimbulkan kerumunan, warga yang hendak menikah wajib mengikuti sejumlah ketentuan.

Dalam Surat Edaran Bupati Tentang PPKM Darurat Kabupaten Kediri, acara pernikahan hanya boleh dihadiri maksimal 20 (dua puluh) orang dengan ketentuan hanya keluarga inti (seperti anak, ibu, bapak, kakak, adik, kakek, dan nenek) dengan pembatasan protokol kesehatan yang sangat ketat.

” Untuk acara pernikahan hanya diperbolehkan untuk keluarga inti dengan maksimal 20 orang, tidak boleh ada hajatan. Keluarga inti seperti anak , ibu, kakak, kakek nenek kandung. Dilangsungkan dengan protokol kesehatan, ” kata Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana dalam Rakor Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, Jumat,(02/07/2021).

Warga masyarakat yang akan menyelenggarakan acara pernikahan juga wajib melaporkan daftar undangan kepada Satgas Covid-19 Kabupaten Kediri paling lambat 3 hari sebelum pelaksanaan acara pernikahan,

” Misal nikahnya 4 Juli, tanggal 1 Juli wajib melaporkan undangan. Karena akan diawasi sangat ketat, ” kata Mas Bup lagi.

Untuk tempat wisata, baik milik Pemerintah Kabupaten Kediri ataupun swasta akan ditutup sementara. Kapan tempat wisata dibuka kembali akan menanti hasil evaluasi setelah PPKM Darurat berakhir. ” Kemungkinan dibuka belum ada meninjau dan melihat hasil evaluasi per tanggal 20 Juli nanti,” pungkas Mas Bup. bby

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button
Close
Close