BISNIS

Bantu Legalitas-Sertifikasi Halal Untuk Kembangkan Pelaku Usaha

satuwarta.id – Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Kediri, Selasa, (15/6/2021) menggelar  workshop untuk 14 pelaku usaha.

Dilakukan di ruang Kilisuci, Balaikota Kediri workshop ini untuk membantu para pelaku usaha mendapatkan legalitas merk dagang dan sertifikasi halal

“ Kita lakukan workshop legalitas merk dagang dan sertifikasi halal untuk 14 pelaku usaha secara gratis yang sebelumnya telah terseleksi dengan sejumlah kriteria,” terang Plt. Sekretaris Disperdagin Kota Kediri Prihastuti Tintawati.

Dijelaskan oleh Tinta, ke 14 pelaku usaha tersebut terdiri dari kelompok usaha makanan dan minuman serta kerajinan di Kota Kediri.  “Ada 4 pelaku usaha yang mengajukan sertifikasi halal dan 10 pelaku usaha mengajukan legalitas merk dagang,” terang Tinta.

Tinta menargetkan semua UKM/IKM di Kota Kediri sudah memiliki hak merk dagang dan sertifikasi halal. “Karena hal itu sangat penting bagi pelaku usaha utamanya untuk membangun kepercayaan konsumen dan menghindari merk produk yang telah dirintisnya dijiplak oleh orang lain,” tandas Tinta.

Dalam kegiatan workshop ini, hadir dua narasumber langsung dari Provinsi Jawa Timur. Mereka adalah Lilik Fatmawati dari Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) dan Ridsyal Rizki Yogaswara dari Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).

Lilik Fatmawati menekankan beberapa hal yang  perlu disiapkan saat audit. “Saat audit yang perlu dipersiapkan meliputi bahan-bahan yang digunakan, kemasan bahan, dokumen pembelian, resep, laporan hasil produksi, proses produksi, label kemasan, manual sistem jaminan halal (SJH) serta implementasi SJH,” ungkap Lilik, Kepala Bidang Auditing LPPOM MUI Provinsi Jawa Timur.

Ratna Hariani Sitepu, salah satu pelaku usaha yang mendapatkan kesempatan fasilitasi gratis dari Disperdagin, bersyukur karena telah terpilih. Menurutnya, dengan sertifikasi halal untuk produknya dapat membangun  kepercayaan dan rasa aman konsumen saat membeli produknya.

“Sebagai produsen kita tidak hanya menyajikan mutu produknya saja, melainkan juga rasa aman konsumen saat membeli produk kita,” tukas wanita pemilik produk resep Oeti ini. bby

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button
Close
Close