News Feed

Antarkan Kota Kediri Juara 3, Efie Dapat Apresiasi Khusus dari Wali Kota

satuwarta.id – Kota Kediri meraih tempat ketiga di ajang kompetisi PEPARPROV (Pekan Paralimpik Provinsi) Jawa Timur.

Pada kejuaraan itu, ada 4 cabang olahraga yang diikuti atlet yang tergabung dalam (National Paralympic Committe Indonesia (NPCI) Kota Kediri, yaitu atletik, tenis meja, bulutangkis, dan catur dalam kejuaraan tersebut.

Eifie Julian Hikmah, atau yang biasa dipanggil Eifi, perwakilan dari cabang olahraga Atletik Lari Sprint mengaku persiapan menuju kompetisi tidak mudah. Latihan di tengah situasi pandemi berbeda dengan sebelumnya.

“Latihannya sudah dipersiapkan sejak tahun lalu, sambil menunggu jadwal resmi kompetisi dimulai”, ujar siswa kelas 8 SMPN 1 Kediri saat ditemui Kamis (10/06) siang.

Perbedaan lainnya, saat persiapan start lari sprint 400 meter, penyelenggara menginstruksikan seluruh atlet memakai masker. “Namun pada saat akan start, masker saya geser ke dagu, karena nanti nggak kuat (larinya,red),” tambah Eifie.

Di PEPARPROV Jatim, Eifie mendapat 2 Emas dan 1 Perak setelah menjalani 3 pertandingan yaitu Sprint 400 meter, 200 meter, dan 100 meter.

Sementara itu meski tak memenuhi target menjadi juara 2, prestasi para atlet tetap mendapat apresiasi khusus dari Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar. “Alhamdulillah, dapat uang saku,” kata perempuan yang sudah menekuni Atletik sejak kelas 3 sekolah dasar. Olehnya, uang saku tersebut dibelikan sepatu lari dan beberapa perlengkapan penunjang lari.

Target ke depan Eifie ingin mendapatkan 3 medali emas dan menuju ajang nasional, menyusul prestasi Nanda Mei, salah satu atlet kebanggaan Kota Kediri. Dukungan penuh datang dari teman sekolah, guru, dan khususnya orang tua Eifie.

Diakui ketika Eifie mulai merasa jenuh, orang tuanya yang memberikan dorongan semangat. “Dia memang anak yang aktif, tidak minder, pertemanannya luas juga,” ujar ibunda Eifie. bby

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button
Close
Close