BERITA PILIHAN

Kader Pendata Kecamatan Ngadiluwih Jalani Orientasi PK21

satuwarta.id – Pendataan Keluarga 2021 (PK21) akan mulai dilakukan pada bulan April sampai Mei 2021 nanti. Dalam menyukseskan program ini, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri memberikan bimbingan dan pembekalan pada kader-kader pendata yang nantinya bergerak melakukan pendataan di masyarakat.  

Kegiatan orientasi pendataan keluarga bagi kader pendata ini dilakukan di tiga tempat di Kecamatan Ngadiluwih.

“Jumlah kader pendata ada 160 orang se-kecamatan. Kegiatan (orientasi) digelar bersamaan dengan dibagi tiga tempat yakni di Pendopo Kecamatan Ngadiluwih, Desa Tales, serta Desa Rembang,” ujar Camat Ngadiluwih Harminto, Rabu, (24/03/2021) kepada satuwarta.id.

Dalam kegiatan orientasi ini, dipaparkan mekanisme dan tata cara pelaksanaan pendataan keluarga, serta penggunaan aplikasi Pendataan Keluarga 2021 yang nantinya digunakan.

Harminto mengatakan, para kader selain menggunakan aplikasi smartphone untuk pendataan juga akan dibekali dengan form kertas atau blangko pendataan manual.

Nantinya blanko ini bisa digunakan sebagai dokumen cadangan. Selain itu menurut Harminto baik kecamatan dan desa memerlukan dokumen tersebut.

“Kita bekerjasama dengan pemerintah desa mencetak blanko. Karena jika memakai smartphone saja, ditakutkan saat smartphone rusak kita tidak punya data. Blangko juga jadi solusi untuk mengatasi keterbatasan sumber daya manusia,”  tambah Harminto lagi.

Saat ini di Kecamatan Ngadiluwih terdapat 25.220 KK yang tersebar di 16 desa.  “Pendataan Keluarga nanti turut mendata balita stunting di kecamatan Ngadiluwih,” tambah Koordinator lapangan Penyuluhan Keluarga Berencana Kecamatan Ngadiluwih Ali Wardoyo.

Pendataan Keluarga 2021 merupakan program Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) untuk mengetahui untuk kondisi keluarga Indonesia saat ini. Nantinya hasil pendataan akan menjadi salah satu acuan membangun keluarga yang berkualitas.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button
Close
Close