BISNISNEWS

Aksi Mogok Pedagang Daging Sapi Indonesia, Tidak Berimbas di Kota Kediri

SATUWARTA – Aksi mogok pedagang daging sapi Indonesia tidak berimbas pada pedagang daging di Kota Kediri, dan harga daging juga masih normal.

Aksi mogok asosiasi pedagang daging sapi indonesia di Jabodetabek hari ini karena harga daging tinggi. Hal itu, tidak berimbas pada harga daging sapi di Kota Kediri. Stabilnya harga daging di Kota Kediri, karena distributor tidak menaikan harga, sebab daya beli masyarakat masih rendah.

Pedagang daging sapi di Pasar tradisional Sentono Betek Kota Kediri, hari ini masih terlihat menjual daganganya seperti biasa. Mereka tidak terpengaruh dengan aksi mogok pedagang se Jabodetabek, karena harga daging sapi mencapai 135 ribu rupiah.

Bahkan, harga daging sapi di Kota Kediri masih normal di angka 100 ribu rupiah perkilogramnya, untuk daging sapi kualitas bagus. Pedagang mengaku harga tersebut stabil sebelum dan paska natal dan tahun baru.

Stabilnya harga daging sapi di Kota Kediri, menurut Istuningtyas salah satu pedagang daging di Pasar Setono Betek, karena distributor tidak menaikan harga, karena daya beli masyarakat rendah, juga karena di kediri banyak penjual daging, sehingga harga bersaing.

“Harga daging masih stabil 100 ribu, tidak ada kenaikan. Kalau dinaikkan, khawatirnya tidak ada yang mau beli, dan kita jadi rugi. Kita tidak menaikkan harga, soalnya pedagang daging di Kota Kediri banyak saingannya”, Kata Istuningtyas Kepada Kantor Berita satuwarta.id, Rabu (20/01).

Stok daging di Kota Kediri diambil dari peternak sekitar karesidenan kediri dan masih aman, karena di perternak populasi sapi melimpah. Pedagang daging sapi, dalam sehari mampu menjual 3 hingga 5 kwintal.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button
Close
Close