News Feed

1.699 Mahasiswa UNIK Diwisuda, Diharapkan Terus Tingkatkan Kompetensi

satuwarta.id – Lulusan perguruan tinggi harus tetap meningkatkan pengetahuan dan penguasaan pada teknologi serta terus meningkatkan kompetensi dalam bidang sebagai bekal untuk memasuki persaingan dunia kerja.

Pesan itu disampaikan Rektor Universitas Kadiri (UNIK) Ir. Djoko Rahardjo MP kepada ribuan mahasiswa yang menjalani wisuda, Minggu (21/01/2024). Prosesi wisuda sendiri berjalan selama dua hari sejak Sabtu, (20/01/2024), dengan total 1.699 mahasiswa ikut menjalani wisuda lulusan semester genap 2022/2023.

“Menghadapi persaingan yang sangat kompetitif seperti ini, maka kami Universitas Kadiri terus berkomitmen untuk mewujudkan visi dan mendukung kebijakan pemerintah, melalui Kemendikbud DIKTI tentang peningkatan daya saing bangsa dan peningkatan mutu lulusan,” ujarnya.

1.699 mahasiswa tersebut berasal dari Fakultas Hukum sebanyak 363 mahasiswa, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik sebanyak 120 mahasiswa, Fakultas Pertanian 21 mahasiswa dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis sebanyak 193 mahasiswa. Kemudian, Fakultas Teknik sebanyak 75 mahasiswa dan Fakultas Ilmu Kesehatan sebanyak 927 mahasiswa.

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Sudanco Supriadi Walisongo Kediri Prof. Dr. Ir. IGG Heru Marwanto, MM turut mengingatkan agar lulusan Universitas Kadiri tidak hanya memiliki pengetahuan akademis yang baik, tapi juga memiliki kemandirian, karakter yang kuat, kompetensi yang tinggi dan kemampuan menjadi unggul dalam menghadapi tantangan.

“Lulusan yang kita wisuda hari ini memiliki peran besar dalam menyongsong dan menjadi bagian integral dari perubahan. Berbagai ilmu dan ketrampilan yang telah diperoleh menjadi pondasi kokoh dalam menghadapi persiapan menyongsong Indonesia emas,” terangnya.

Raih IPK Sempurna, Dokter Jadi Wisudawan Terbaik S2

Diantara ribuan mahasiswa yang diwisuda, nama Putri Dita Indah dan Ernawati menjadi sosok yang istimewa. Putri Dita Indah yang lulus dengan IPK 3,96, dinobatkan menjadi wisudawan terbaik S1.

Karyawati perbankan di Kediri tersebut mengungkapkan dirinya selama ini selalu memprioritaskan tugas kuliah dan disiplin mengatur waktu belajar. Kerja keras itu mengantarkannya meraih IPK tertinggi S1.

“Alhamdulillah. Karena tak semua orang bisa menyandang gelar wisudawan terbaik,” ucap mahasiswi prodi Administrasi Publik tersebut.

Kegembiraan yang sama turut dirasakan Ernawati. Mahasiswi prodi Kesehatan Masyarakat itu disela kesibukannya sebagai dokter di RSUD Tuban, tetap tekun dan disiplin membagi waktu untuk menyelesaikan pendidikan Magister.

Usaha keras itu mengantarkannya meraih IPK sempurna 4,0 dan menjadikannya wisudawan terbaik S2. “Saya dikelilingi lingkungan kerja dan keluarga yang luar biasa. Selalu memberi semangat positif untuk bisa menyelesaikan tugas tepat waktu,” tegas wanita asal Tulungagung itu.

Terpisah, Rektor Universitas Kadiri Ir. Djoko Rahardjo menyampaikan selamat atas prestasi yang telah diukir oleh sejumlah alumni tersebut, dengan meraih IPK tertinggi.

“Saya berharap, mudah-mudahan keberhasilan ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi memotivasi dirinya agar lebih berprestasi lagi dan alumni yang lain juga mendapatkan motivasi,” terang Ir. Djoko Rahardjo.

Bersama kedua nama tersebut, ada total 22 mahasiswa yang juga meraih IPK tertinggi program diploma, sarjana terapan, sarjana, profesi, dan magister Universitas Kadiri pada wisuda semester genap 2022/2023. Ke 22 mahasiswa dan mahasiswi tersebut adalah :

  1. Yordan Dheva Irfan Erdianto, Fakultas Hukum (Hukum S1) IPK 3,85.
  2. Myrza Della Genda, Fakultas Hukum (Hukum S2) IPK 3,94.
  3. Putri Dita Indah Sari, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Administrasi Publik S1) IPK 3,96.
  4. Harnanik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Administrasi Publik S2) IPK 3,82.
  5. Luluk Yuliana, Fakultas Pertanian (Agroteknologi S1) IPK 3,83.
  6. Difa Pramudita Sari, Fakultas Pertanian (Agribisnis S1) IPK 3,90.
  7. Eka Fitriani, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (Manajemen S1) IPK 3,96.
  8. Rima Novita Almatari, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (Ekonomi Pembangunan S1) IPK 3,73.
  9. Andrea Septa Nugraha, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (Manajemen S2) IPK 3,86.
  10. Hajar Setyowati, Fakultas Teknik (Teknik Sipil S1) IPK 3,82.
  11. Adrean Pradana Hidayat, Fakultas Teknik (Teknik Industri S1) IPK 3,73.
  12. Ahmad Hariyanto, Fakultas Teknik (Teknik Elektromedis D3) IPK 3,38.
  13. Nurul Ikrimah, Fakultas Ilmu Kesehatan (Kebidanan D3) IPK 3,69.
  14. Nikmaturrohman HS, Fakultas Ilmu Kesehatan (Kebidanan D4) IPK 3,79.
  15. Eka Wahyuning Tyas, Fakultas Ilmu Kesehatan (Teknologi Laboratorium Medis D4) IPK 3,71.
  16. Putri Riga Sefika, Fakultas Ilmu Kesehatan ( Kebidanan S1) IPK 3,85.
  17. Edit Nendyanita, Fakultas Ilmu Kesehatan (Pendidikan Profesi Bidan Keperawatan S1) IPK 3,85.
  18. Berlian Arda Prasetya, Fakultas Ilmu Kesehatan (Keperawatan S1) IPK 3,67.
  19. Tiza Aprilia Puspita, Fakultas Ilmu Kesehatan (Pendidikan Profesi Ners Farmasi S1) IPK 3,90.
  20. Ellyana Esa Lintoni, Fakultas Ilmu Kesehatan (Farmasi S1) IPK 3,73.
  21. Ayu Amelia, Fakultas Ilmu Kesehatan (Pendidikan Profesi Apoteker) IPK 3,72.
  22. Ernawati, Fakultas Kesehatan (Kesehatan Masyarakat S2) IPK 4.00.tam
Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close